Apa itu Copywriting ?
Pastinya agan , sist, encang, encing pernah denger yang namanya
Copywriting dari dosen, guru, teman atau dari pembicara di seminar – seminar tentang
IT (Information Technology). Yuk langsung aja kepengertiannya,
Copywriting merupakan seni penulisan pesan penjualan,
Copywriting juga merupakan
kewiraniagaan (Salesmanship) melalui media cetak ataupun elektronik, jika penulisan pesan tersebut gagal untuk menarik
perhatian (Attention),
ketertarikan (Interest),
keinginan (Desire),
keyakinan (Conviction) dan
tindakan (Action) yang diinginkan, maka pesan penjualan atau
Copywriting tersebut telah gagal.
Penulisan
Copywriting merupakan keterampilan menulis yang khusus dan memiliki gaya dan teknik menulis yang sama sekali berbeda dari gaya penulisan yang lain.
Copywriting dituntut agar mampu menggugah, menarik, memindahkan, mengidentifikasi, menggalang kebersamaan, dan mengkomunikasikan pesan dengan nilai komparatif yang layak.
Upaya untuk memberikan arti terhadap
Copywriting mengarah pada situasi dan kondisi yang promotif, bahkan sebagian pihak mengatakan bahwa berbicara tentang
Copywriting berarti bebicara tentang iklan (Penulis naskah diradio disebut
Scriptwriter, namun karyanya biasa disebut dengan
Script radio saja, tidak menggunakan istilah
Scriptwriting, meski ruang lingkup pekerjaannya ada yang menjurus ke arah
Copywriting).
Arti
Copywriting secara singkat adalah suatu karya tulis atau salinan
Copywriter, tulisan
Copywriting ini sangat kreatif karena kata-kata yang di pakai kaya akan olahan sehingga keajaiban makna akan tercipta, obyek yang hendak dijelaskan tampak lebih jelas. Gaya bahasa mudah dicerna pembaca bahkan terkadang terdengar akrab di telinga para pembaca atau para
pendengar (Audience) oleh karena itu maksud dan tujuan dari pengiklan menjadi efektif dan mudah diterima banyak orang.
Copywriting adalah hasil karya seorang
Copywriter yang berada di jajaran departemen kreatif bersama
Art Director dan
Visualizer, obyek
Copywriting adalah mengolah kata dan menggunakan strategi kreatif periklanan yang mengacu pada hakikat produk ataupun jasa yang hendak diiklankan serta benar-benar mempertimbangkan target pasar, konsumen, kondisi serta persaingan.
Gabungan kerja antara satrawi dan intelektual itulah
Copywriting , artinya membuat naskah iklan yang berstrategi, dalam kamus thesaurus strategi sebagai
A Method For Making, Doing, Or Accomplishing Something (Suatu metode pembuatan, pengerjaan atau menyempurnakan sesuatu) sedangkan dalam kamus Longman,
Strategy Is The Art Of Employing Plans Toward Achieving A Goal (Seni menyusun perencanaan terhadap suatu tujuan yang diinginkan). Jadi yang sangat diinginkan dari sebuah
Copywriting adalah keberhasilan mencapai tujuan pesan penjualan, untuk mencapai maksud dan tujuan tersebut pengemasan
Copywriting harus bersandarkan pada strategi periklanan yang baku agar terhindar dari kedangkalan makna yang tidak melekat kuat dihati target audience.
Telah dijabarkan bahwa
Copywriting adalah kemampuan kreatif dalam mengolah kata - kata untuk menciptakan keajaiban makna, objek yang hendak dijelaskan menjadi lebih bernilai dan berbobot, serta gaya bahasanya mudah dicerna dan dimengerti oleh pembaca secara efektif, hal ini terjadi karena rangkaian kalimat yang disusun mempunyai makna yang dalam, melekat didalam ingatan memberikan perbedaan penilaian yang positif, membuka peluang untuk membentuk perilaku membeli, dan melahirkan generasi fanatisme yang hanya mau menggunakan produk atau jasa yang aman dan terpercaya.
Untuk siapa Copywriting digunakan ?
Copywriting sebagian besar digunakan untuk para pengusaha, blogger, marketer, dan siapa pun yang ingin memikat audience lebih banyak dengan meggunakan tulisan.
Copywriters mejadi profesi yang mampu menghasikan penghasilan ratusan juta rupiah pertahunnya. Di Amerika rata – rata copywriters menghasilkan 55.420 USD atau sekitar Rp. 650.000.000 /tahun. Data dari US Bureau of Labor & Statistic 2013. Secara umum
Copywriting bisa digunakan untuk 2 jenis tulisan,
tulisan panjang (Long Copy) seperti artikel, dan
tulisan pendek (Short Copy) seperti iklan – iklan yang ada di Website dan diBlog. Makna yang dalam pada
Copywriting akan teruji dipasaran khususnya menyikapi reaksi para konsumen terhadap produk atau jasa yang ditawarkan.
Secara Bahasa atau konteks kalimat, kedalaman makna
Copywriting adalah sisi kronologis tata urutan kata yang tercakup dalam rangkaian kalimat sehingga memberikan pemahaman baru terhadap produk atau jasa yang ditawarkan, suatu benda tidak akan terlihat seperti apa adanya, tapi nilai gunanya, manfaatnya yang akan diterima dalam jangka panjang akan semakin menawan jika disajikan dengan kekuatan kata dalam
Copywriting.
Secara Intelektual, kedalaman makna
Copywriting adalah sisi
inner (kekuatan dari dalam) yang menyemburat dari tatanan teks yang dibaca atau disampaikan oleh pengirim. Mempengaruhi aspek psikologis dan tampil meyakinkan yang membuat orang tidak ragu-ragu untuk mempercayainya. Ini adalah pekerjaan sulit tapi bukan tidak mungkin, kedalaman makna
Copywriting tercipta jika dalam peyusunannya menggunakan strategi yang kreatif atau pendekatan dan sistematika berfikir yang membantu dalam penyusunan naskah suatu iklan.
Pengertian individu dan masyarakat umum terhadap
Copywriting tentu saja berbeda-beda (Bahkan mungkin ada yang tidah tahu sama sekali) namun kenyataan yang kerap dijumpai sebagian besar masyarakat memang benar-benar tidak mengerti apa itu
Copywriting. Meskipun mereka sebenarnya pernah dan bahkan sering melihat
Copywriting seperti saat berbelanja di Mall / Pasar Swalayan tanpa sadar mereka telah membaca suatu gambaran, atau iklan suatu produk, promo diskon dan sebagainya yang notabene adalah
Copywriting dan memang itulah kenyataanya, mungkin bisa diumpamakan dengan keadaan dimana kita mengenal dan sering melihat seseorang namun kita tidak tahu nama orang tersebut itulah keadaan
Copywriting yang ada dimasyarakat kita.